Lompat ke isi utama

Berita

Kordiv HP2H Bawaslu SBD Inisiasi Konsolidasi Demokrasi Bersama Alumni P2P Daring Tahun 2025

Foto

Dok Foto : Emanuel Koro, Ketika menyampaikan materi berjudul “Pendidikan Pengawas Partisipatif   

                   (P2P)”, Jumat (8/5/2026).

Tambolaka, Humas_BWS-SBD – Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya Emanuel Koro, S.Pd selaku kordiv pengampu Partisipasi Masyarakat menginisiasi kegiatan Konsolidasi Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif bersama Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) daring Tahun 2025 di Aula Kantor Bawaslu SBD, Jumat (08/05/2026).

Hadir Dalam Kegiatan tersebut, Ketua Yeremias Bayoraya Kewuan, S.H, Anggota Emanuel Koro, S.Pd dan Sekti Handayani, S.H, Hadir pula Koordinator Sekretariat Yosephin Uly Widyastuti, S.Si bersama staf sekretariat serta peserta Alumni P2P Daring Tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif, menjalin koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antar alumni P2P sebagai mitra strategis Bawaslu dalam pengawasan partisipatif, mendorong pencegahan pelanggaran pemilu dan Mewujudkan pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang demokratis, aman, damai, dan berkeadilan melalui pengawasan partisipatif yang efektif.

Dalam kegiatan tersebut Emanuel Koro, menyampaikan materi berjudul “Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)” berdasarkan Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif, dengan ulasan materinya terkait dasar hukum tentang pengawasan partisipatif, tujuan P2P, program penyelenggaraan pengawasan partisipatif, sasaran pendidikan pengawasan partisipatif, kemampuan yang harus dimiliki pengawasan partisipatif, Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Bawaslu Sumba Barat Daya.

foto

Setelah pelaksanaan diskusi Bawaslu SBD bersama Alumni P2P membentuk Komunitas KUPAS PEMILU (Kumpulan Pembahasan Pengawasan Pemilu), komunitas ini sebagai bentuk tindak lanjut arahan Bawaslu Republik Indonesia melalui Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan maksud agar alumni P2P digerakkan melalui sebuah komunitas agar tetap aktif dalam kegiatan-kegiatan inovasi pengawasan Partisipatif. Komunitas ini dikoordinatori oleh salah satu anggota alumni P2P Risaldi Ghello, mahasiswa UNIKA Weetebula.

Di akhir kegiatan, Emanuel memberi pesan kepada Komunitas KUPAS agar selalu berkoordinasi dengan lembaga Bawaslu SBD dan menyatakan kesediaan untuk bersama-sama dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilihan umum.

foto

Penulis      : Humas Bawaslu SBD
Foto            : Humas Bawaslu SBD
Editor         : Humas Bawaslu SBD