Bawaslu SBD Sambangi DPD Perindo, Perkuat Konsolidasi Demokrasi dan Koordinasi Kelembagaan
|
Tambolaka_Humas-Bws-SBD - Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Yeremias Bayoraya Kewuan, bersama Anggota Emanuel Koro dan Sekti Handayani, serta staf melakukan kunjungan resmi ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai bagian dari upaya konsolidasi demokrasi dan koordinasi kelembagaan, pada Senin (08/06/2026).
Kunjungan dan audiensi langsung tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi pengawasan dan melakukan konsolidasi demokrasi di masa non-tahapan, untuk berdiskusi dengan calon peserta Pemilu 2029, guna mendapatkan masukan terkait perbaikan regulasi kepemiluan.
Tampak hadir Ketua DPD Partai Perindo Yusuf Bora, S.T.,M.Si, Wakil DPD Stefanus Rangga Bola, Sekretariat DPD dan para Ketua serta sekretaris DPC Partai Perindo dari 11 Kecamatan di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Yusuf Bora dalam sambutan awal menyambut baik kunjungan dari Bawaslu dan menyampaikan gambaran Kesiapan dan Evaluasi Partai Perindo dalam melakukan transformasi internal kepengurusan dan penguatan basis di tingkat Kecamatan.
“Terima kasih atas kehadiran Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, sekalian kami bisa langsung mengumpulkan semua jajaran kepengurusan DPC sebagai timbal balik pelaksanaan kegiatan dan persiapan-persiapan partai menyongsong pesta demokrasi 2031, dengan melakukan proses pemutakhiran data kepengurusan untuk diinput melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL)”, Ujar Yus Bora.
Yeremias Bayoraya Kewuan dalam penyampaian pemantik kegiatan, memberi gambaran tugas dan kerja bawaslu terkait konsolidasi demokrasi yang akan dilakukan dengan diskusi ringan akumulasi semua hal untuk kegiatan kepemiluan di SBD.
“Jajaran Bawaslu di semua tingkatan melakukan audiensi dengan partai politik sebagai bagian dari konsolidasi demokrasi untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024, sekaligus menghimpun semua hal sebagai masukan menghadapi Pemilu 2029 mendatang”, Kata Yeremias.
Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Bawaslu Emanuel Koro dan Sekti Handayani tentang tujuan kunjungan, dalam rangka melakukan konsolidasi demokrasi yang melibatkan partai politik dengan komunikasi dan penguatan koordinasi untuk membahas dinamika demokrasi dan kepemiluan mulai dari praktik politik uang, rendahnya partisipasi pemilih, Intimidasi dan juga terkait isu-isu pemilu dan pilkada, hoax, isu sara, teknis legalitas kepengurusan parpol, keterwakilan perempuan, sekaligus juga meminta berbagai masukan, saran dari parpol mengenai upaya memperkuat fungsi pengawasan pemilu dan pilkada di masa mendatang. Seluruh hasil pembahasan kemudian dilaporkan secara berkala kepada Bawaslu RI melalui portal khusus konsolidasi demokrasi.
Dalam sesi diskusi, pihak Partai Perindo menyampaikan banyak informasi, pertanyaan dan pernyataan yang disampaikan kepada bawaslu, diantaranya terkait keakuratan data pemilih, praktik politik uang yang sulit dibuktikan secara hukum, netralitas ASN, persoalan kartu pemilih dan KTP Elektronik, perhatian kepada Disabilitas dan ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa), keterbatasan sumber daya manusia pengawas pemilu yang dianggap tidak seimbang dengan beban kerja di lapangan, masukan terkait etika pengawas lapangan di tingkat desa/kelurahan lebih mengedepankan komunikasi yang persuasif saat melakukan pemantauan kegiatan partai dan juga harapan kepada bawaslu terkait syarat menjadi pemilih serta syarat memilih untuk tetap merujuk pada regulasi yang diatur.
Konsolidasi Demokrasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi yang intensif, terkait pendidikan politik dan pengawasan partisipatif demi terciptanya Pemilu yang berkualitas dan berintegritas di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Penulis : Humas Bawaslu SBD
Foto : Humas Bawaslu SBD
Editor : Humas Bawaslu SBD