Membangun Pengawas Muda Berintegritas, Bawaslu SBD Libatkan Pramuka dalam Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
Tambolaka-Humas Bws SBD- Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan peserta 20 orang pemilih pemula dari Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumba Barat Daya di Gelar di Hotel Sinar Tambolaka, Pada Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memperkuat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2029 yang demokratis dan berintegritas.
Dalam kegiatan yang mengusung tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat,” Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai kepemiluan serta peran strategis masyarakat dalam melakukan pengawasan partisipatif.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu SBD Yeremias Bayoraya menekankan pentingnya pendidikan berkelanjutan serta inovasi terus-menerus guna meningkatkan kinerja pengawasan.
"Kegiatan P2P ini merupakan salah satu langkah nyata berinovasi, agar pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan oleh lembaga, namun juga melibatkan masyarakat luas sejak dini," ujarnya.
Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh. Darwan menyampaikan Pentingnya pembelajaran ini untuk mewujudkan demokrasi, yakni generasi muda terlibat dalam pengawasan.
Demokrasi bukan hanya dimaknai dalam bentuk mencoblos di TPS masing-masing melainkan terlibat memastikan pemilu dan pemilihan telah luberjurdil.
SBD termasuk daerah rawan, bahkan pilkada 2024 lalu sampai ke Mahkamah Konstitusi akibat konflik sosial yg masih tinggi.
Amrunur juga menyoroti kondisi SBD yang termasuk daerah berpotensi rawan konflik, bahkan Pilkada 2024 lalu sempat berlanjut ke Mahkamah Konstitusi akibat konflik sosial yang masih tinggi. "Indeks kerawanan ini juga berkaitan dengan banyaknya pemilih pemula yang belum merekam E-KTP. Hal ini berisiko memicu sengketa di TPS, sehingga ke depannya percepatan perekaman data kependudukan harus segera dilakukan," tambahnya.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung penguatan demokrasi di wilayah Sumba Barat Daya. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya atas penyelenggaraan Pilkada 2024 yang dinilai berjalan profesional, independen, dan mampu menangani pelanggaran tanpa keberpihakan kepada pihak mana pun. Bupati juga menegaskan bahwa pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab bersama serta menyatakan komitmen Pemerintah Daerah untuk berkoordinasi dalam percepatan perekaman KTP elektronik bagi pemilih pemula. Meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, dukungan operasional kepada Bawaslu tetap diberikan.
Penulis : Humas Bawaslu SBD
Foto : Humas Bawaslu SBD
Editor : Humas Bawaslu SBD