Jamin Hak Pilih, Bawaslu SBD Gelar Sosialisasi
|
Tambolaka, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya mengelar kegiatan sosialisasi jaminan hak pilih dan pemeliharan data pemilih yang berlangsung di aula hotel Sumba Sejahtera, Rabu (21/10/2020).
\n\n\n\nKegiatan tersebut secara resmi dibuka Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nikodemus Kaleka, S.E.
\n\n\n\nDalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nikodemus Kaleka, S.E mengatakan penyelenggaraan sosialisasi jaminan hak pilih dan pemeliharaan data pemilih bertujuan memastikan hak pilih warga negara sesuai amanat konstitusi. Selain itu, ingin menyamakan persepsi dan pemahaman seluruh elemen masyarakat Sumba Barat Daya tentang jaminan hak pilih dan pemeliharaan data pemilih.
\n\n\n\nSebab berkaitan dengan hak pilih warga negara harus menjadi perhatian utama seluruh elemen masyarakat Sumba Barat Daya baik penyelenggara, pemerintah maupun partai politik.
\n\n\n\nHal itu karena data pemilih menjadi sebuah persoalan krusial setiap perhelatan pesta demokrasi di bumi marapu Sumba Barat Daya.
\n\n\n\nHadir dalam acara tersebut adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) SBD Drs. Yeremias Wunda lero M.Si, pimpinan partai politik, camat se- Kabupaten Sumba Barat Daya, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan organisasi kemahasiswaan, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan insan pers baik cetak maupun elektronik.
\n\n\n\nKegiatan sosialisasi ini menghadirkan dua nara sumber yakni Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat Daya, Mikhael Bulu, S.H dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, administrasi kependudukan (Kabid PIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Barat Daya, Katarina Lipat.
\n\n\n\nMengawali pemaparannya, Ketua KPU Sumba Barat Daya, Mikael Bulu, S.H menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sumba Barat Daya yang menyelenggarakan kegiatan sosialisasi jaminan hak pilih dan pemeliharan data pemilih. Baginya acara tersebut menjadi moment silaturami dengan seluruh unsur masyarakat Sumba Barat Daya terutama antara penyelenggara dan peserta pemilu setelah 1 Tahun Pemilu 2019 berakhir.
\n\n\n\nIa menjelaskan, saat ini, Komisi Pemilhan Umum Kabupaten Sumba Barat Daya sedang melakukan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan sehingga sampai dengan periode Februari - Oktober 2020 diperoleh data pemilih berkelanjutan sebesar 226.466 wajib pilih.
\n\n\n\nSementara itu Kepala Bidang Pengelolaan Informasi, Administrasi Kependudukan (Kabid PIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumba Barat Daya, Katarina Lipan mengatakan sampai semester I tahun 2020, data kependudukan Kabupaten Sumba Barat Daya berjumlah 314.062 iiwa, wajib kartu tanda penduduk (KTP) sebanyak 189.248 orang, KTP yang telah dicetak sebanyak 145.589 Lembar dan KTP elektronik siap cetak sebanyak 15.204. Dengan demikian, terdapat 28.455 jiwa wajib KTP yang belum melakukan perekaman KTP elektronik.
\n\n\n\nLebih lanjut Katrina Lipan menyebutkan, kendala yang dihadapi saat ini adalah mesin perekaman KTP elektronik yang terdapat di seluruh kecamatan mengalami kerusakan akibat termakan usia. Dengan demikian seluruh kegiatan perekaman KTP elektronik terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumba Barat Daya.
\n\n\n\nBerkaitan dengan 28.455 jiwa wajib KTP elektronik yang belum melakukan perekaman, ia mengatakan hal itu menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh unsur masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya untuk memberikan motivasi dan dukungan kepada para wajib KTP elektronik agar melakukan perekaman.
\n\n\n\nLangkah itu sebagai salah satu upaya memberikan jaminan kepada warga Sumba Barat Daya yang tertuang dalam bentuk data pemilih berkelanjutan agar menjadi bekal dalam menghadapi pilkada dan pemilu ke depan.
\n