Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu SBD “Mengajar” di SMA PGRI Tambolaka, Bekali Pelajar Pentingnya Peran Generasi Muda Mengawal Pemilu yang Jujur dan Adil

Foto

Dok Foto : Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya Mengajar di SMA PGRI Tambolaka, pada sabtu (14/03/2026).

Tambolaka, Humas_BWS-SBD – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya Mengajar di SMA PGRI Tambolaka, pada sabtu (14/03/2026).

Kegiatan ini merupakan program inisiatif bawaslu divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Data dan Informasi (SDM-OD) dalam memperkuat literasi kepemiluan dan demokrasi di kalangan pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa.

Ucapan selamat datang oleh Kepala Sekolah SMA PGRI Tambolaka, Markus Benge, S.Sgr. beliau mengapresiasi bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu berkesempatan menyambangi SMA PGRI Tambolaka untuk memberikan pengetahuan terkait Pemilihan Umum dan Pemilihan kepada sivitas sekolah SMA PGRI Tambolaka.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kami segenap jajaran para guru dan siswa SMA PGRI Tambolaka berikan kepada bawaslu kabupaten sumba barat daya, karena sejak sekolah ini didirikan, ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dengan menggandeng para pelajar di SMA PGRI Tambolaka, untuk terlibat dalam mengawal demokrasi dan mendengarkan hal-hal penting bagi pemilih pemula yang akan mengikuti pemilu/pemilihan setiap lima tahun” Ucap Markus Benge.

foto

Yeremias Bayoraya Kewuan, Ketua Bawaslu SBD selaku Koordinator Divisi SDM-OD, membuka kegiatan dan menjelaskan bahwa bawaslu mengajar hadir untuk membekali siswa dengan pemahaman penting tentang penyelenggaraan pemilu/pemilihan dengan melibatkan pemilih pemula.

“Pendidikan itu seperti pohon yang berakar pahit, tetapi berbuah manis. Konteks Pendidikan dimanapun dilakukan akan memberi manfaat dan membutuhkan proses yang tidak akan menghianati hasil. Bawaslu kabupaten SBD mengedepankan sekolah pinggiran yang mendapatkan literasi kepemiluan, hal ini karena pemilih pemula dibicarakan kepada masyarakat yang paling rentan” Ujar Yeremias sembari membuka kegiatan.

foto

Pemaparan materi kegiatan diisi dengan gambaran tentang siapa saja penyelenggara pemilu yang terdiri dari KPU, Bawaslu dan DKPP, juga materi terkait pengenalan bawaslu sebagai pengawas pemilu dari sejarah bawaslu didirikan, visi dan misi bawaslu, tugas dan fungsi bawaslu, serta menjelaskan terkait konsep pemilu dan pemilihan untuk mencapai integritas pemilu, dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab tentang hak dan kewajiban para siswa sebagai pemilih pemula dalam perannya untuk ambil bagian sebagai pengawas partisipatif pada penyelenggaran pemilu/pemilihan mendatang. Juga ditambahkan penyampaian gambaran penanganan pelanggaran oleh Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Sekty Handayani.

foto

Penandatanganan MoU bersama Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kepala Sekolah SMA PGRI Tambolaka sebagai bentuk komitmen bersama untuk mendedikasikan diri dalam pengawasan Pemilu Partisipatif.

foto

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten SBD berharap lahir generasi muda yang kritis serta berintegritas dalam mengawal proses demokrasi. Para pelajar diharapkan bukan hanya siap menggunakan hak pilihnya dengan bijak, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pemilu di SBD yang jujur, adil dan berkeadaban.

foto

                                     Sesi foto bersama 

Penulis                 : Humas Bawaslu SBD

Foto                       : Humas Bawaslu SBD

Editor                    : Humas Bawaslu SBD