Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu SBD Launching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Tahun 2024.

Dok:Foto Launching Kerawanan Pemilihan Umum Tahun 2024 Kabupaten Sumba Barat Daya

 Tambolaka (27/08/2024),Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) melaunching Pemetaan Kerawanan Pemilihan 2024 di aula Sentra Gakkumdu Bawaslu SBD dihadiri juga Kordiv SDMO dan Diklat Bawaslu Provinsi NTT.
Pemetaan Kerawanan Pemilihan berdasarkan indikator Bawaslu RI dengan konsentrasi indeks kerawanan pada pemilihan kepala daerah sebelumnya dan Pemilu tahun 2024 silam.
Apresiasi  baik disampaikan oleh Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Provinsi NTT, bapak James Welem Ratu, S.Pd. “Saya berterima kasih dan memberikan apresiasi atas di launchingnya Pemetaan Kerawanan Pemilihan Tahun 2024 tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya. Pemetaan kerawanan sejatinya menjadi bagian terpenting bagaimana Bawaslu SBD, mengkaji potensi-potensi masalah serta langkah-langkah taktis dalam melakukan pencegahan,” kata James.
Pada penyampaian pemetaan kerawanan, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya, Yeremias Bayoraya Kewuan, SH memulai dengan tiga (3) kerawanan teratas pada pemilihan tahun 2024 yaitu pertama data pemilih yang memenuhi syarat memilih tetapi tidak terdata pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun pemilih memenuhi syarat memilih tetapi tidak memiliki E-KTP.
Kerawanan kedua adalah netralitas penyelenggara. “Kerawanan ini berdasarkan laporan dan temuan pada Pemilu 2024, yang mengakibatkan terjadinya PSU dan dugaan pelanggaran pada tiga kecamatan yang PPK sempat dipanggil untuk melakukan klrarifikasi oleh Bawaslu SBD,” ujar Yeremias.
Ketiga adalah netralitas ASN, Kepala Desa, BPD serta perangkat desa. Sebagaimana hasil laporan pengawasan jajaran adhoc Bawaslu yang ditindaklanjuti dengan klarifikasi oleh 4 orang kepala desa serta BPD pada Pemilu 2024.
Ada sembilan (9) jenis persoalan yang dianalisis masuk kerawanan pada pemilihan serentak tahun 2024, tidak dapat dianggap enteng. “Semua kategori saling terkait dapat memecah belah persatuan kesatuan, memicu konflik sehingga demokrasi kita cacat tidak bermartabat,” lanjut Jermy Kewuan.
Langkah pencegahan setiap tingkat kerawanan pun disampaikan demi memaksimalkan tugas, kewajiban serta kewenangan Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Ada konsep memitigasi jenis kerawanan tetapi paling utama adalah melakukan pengawasan bersama seluruh masyarakat Sumba Barat Daya sebagaimana tagline Bawaslu, Bersama Rakyat Awasi Pemilu - Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu,” ujar Ketua Bawaslu SBD mengakhiri.
 

Menutup rangkaian acara launching pemetaan kerawanan pemilihan 2024, dilakukan Payawau-Pakalak, yel-yel budaya Sumba.

Menutup rangkaian acara launching pemetaan kerawanan pemilihan 2024, dilakukan Payawau-Pakalak, yel-yel budaya Sumba.