Tenaga Ahli Bawaslu RI Tekankan Pentingnya Inovasi dan Kolaborasi dalam Pengawasan Partisipatif
|
Tambolaka- Humas Bawaslu SBD-Tenaga Ahli Bawalu Republik Indonesia Iji Jailani menjelaskan soal bagaimana kerangka hukum, dinamika pengawasan Partisipatif yang seola-olah pengawasan partisipatif tidak bisa dilaksanakan jika tidak ada anggaran, oleh karena itu, inovatif, kreatifitas teman-teman Bawaslu kabupeten Kota untuk menjawab dinamika tersebut.
Kita juga harus melihat kembali Kenapa Bawaslu ada, salah satunya adalah memberikan kepastian bahwa pemilu berlangsung sesuai dengan prosedur, langsung, bersih, jujur, dan adil. Hal ini bisa terjawab apabila Bawaslu inovasi, meningkatkan pengawasan Partisipatif dengan melibatkan semua pihak dalam melakukan pengawasan secara partisipatif. Ujar Iji
Bawaslu harus membuat cara pandang yang transformatif, menjadi mediator dan fasilitator dengan menyambungkan kepentingan masyarakat dan kepentingan pemerintah, caranya mendekatkan masyarakat dengan pihak terkait, atau melibatkan masyarakat dalam kerja Bawalsu, sehingga masyarakat dalam mengetahui secara langsung tentang pemilu/pemilihan. Terus berkolaborasi antara Bawalsu, kader Pengawasan Partisipatif dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan Partisipatif masyarakat secara luas. Bawaslu akan kuat dan kerja lebih ringan jika melibatkan semua pihak, melibatkan banyak orang dalam pengawasan Partisipatif. Tegas Iji
Sebagai penutup Iji Jailani menyampaikan apresiasi kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kerja kerja pengawasan partisipatif serta kolaborasi kerja bersama seluruh kabupaten/kota Se-provinsi Nusa Tenggara Timur, terima kasih sudah mengundang dan bisa berbagi informasi kepada sahabat - sahabat Bawaslu semuanya.
Penulis : Humas Bawaslu SBD
Foto : Humas Bawaslu SBD
Editor : Humas Bawaslu SBD