Persiapan Pelaksanaan P2P, Bawaslu Koordinasi dengan Ketua Kwarcab Pramuka SBD.
|
Tambolaka- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat Daya, Yeremias Bayoraya Kewuan (Ketua Bawaslu), Emanuel Koro (Anggota Bawaslu) bersama Staf, melakukan koordinasi dengan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sumba Barat Daya dalam hal ini Sekretaris Kwarcab Bapak Marselinus Kalimandang dalam rangka persiapan pelaksanaan program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pertemuan ini dilaksanakan tepat dirumah kediaman sekretaris Kwarcab Pramuka. Senin, 27/04/2026.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi kepemudaan dalam upaya mewujudkan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan adil.
Ketua Bawaslu menyampaikan bahwa Bawaslu memiliki program pendidikan pengawas partisipasitif (P2P), oleh karena itu dalam kegiatan ini Bawalsu mengajak Kwarcab Pramuka untuk mempersiapkan keterwakilan anak usia sekolah Menengah Atas untuk menjadi peserta dalam kegiatan tersebut, hal ini sebagai langkah utama dalam menindaklanjuti kerjasama Bawaslu dan Kwarcab Pramuka Sumba Barat Daya yang sudah kita sepakati bersama dalam Penandatanganan MOU akhir tahun 2025 yang lalu. Ujar Yeremias
Anggota Bawaslu menambahkan bahwa
Pendidikan Pengawas Partisipatif atau P2P adalah program nasional yang digagas oleh Bawaslu RI untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses pemilu dan pemilihan. Melalui program ini, peserta akan dibekali pengetahuan tentang regulasi kepemiluan, jenis pelanggaran, mekanisme pelaporan, serta teknik pengawasan yang efektif. Ujar Emanuel
Sekretaris Kwarcab menyampaikan bahwanakan berkordinasi dengan ketua Kwarcab dan segerah akan kami kirim nama sebagaimana permintaan Bawaslu. Kami akan berkoordinasi dengan beberapa sekolah sehingga dalam mengirimkan perwakilan masing-masing sekolah SMA/SMK dengan memperhatikan keterwakilan penyebaran wilayah.
Rencana Pelaksanaan
Kegiatan P2P yang dijadwalkan pada 13 Juli 2026 akan dikemas dengan berbagai materi pembelajaran yang menarik dan interaktif, termasuk penyuluhan, diskusi kelompok, serta simulasi praktik pengawasan.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu semakin meningkat dan tercipta suasana pemilu yang aman, tertib, dan bermartabat.
Penulis : Humas Bawaslu SBD
Foto : Humas Bawaslu SBD
Editor : Humas Bawaslu SBD